Sistem voucher kredit perlu dikaji lagi

Jumat, 22/06/2007 13:33 WIB
oleh : Lahyanto Nadie

JAKARTA : Kalangan perbankan menilai sistem voucher kredit UMKM berbasis dana penjaminan yang digagas pemerintah masih perlu dikaji lebih lanjut, terutama dari aspek lembaga penjaminnya.

“Ini perlu dikaji lebih lanjut. Kalau itu dana pemerintah, kenapa tidak pemerintah saja yang menjamin?” ujar Managing Director Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin kepada Bisnis hari ini.

Ditanya tentang daya pacu dana penjaminan pemerintah, dia mengatakan selama ini sudah banyak perbankan yang memiliki skema kredit tanpa agunan. Bank Mandiri, kata dia, memiliki alokasi kredit usaha mikro kecil dan menengah Rp11 triliun.

Menurut dia, persoalannya kredit bukan pada agunan, tetapi daya serap pengusaha kecil dan menengah, mencakup kewirausahaan, akses pasar, dan prospek usahanya.

“Kalau kita tebar uang, nanti kan, macet. Ini dana masyarakat. Setiap program selalu ada sisi positifnya, tetapi sistem voucher ini masih perlu dikaji lagi,” ujarnya. (ln)

Source : http://web.bisnis.com/sektor-riil/ritel-ukm/1id11361.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s